Lagi

April aku menunggumu

April kau menyimpan cerita

April aku takan melupakanmu

April maafkan aku

Sajaksajak tengil yang aku buat untuk mu

Hilang entah kemana

Walau aku tau temanku

Tak sengaja menghapusnya

April kapan kau mencicipi rotiku lagi

Duduk berdua dibawah pohon bambu itu

Walau selalu datang temanku untuk sekedar mengganggu

April kau pernah lari bersembunyi ketika kita sedang asik berdua

Dengan takutnya kau menyelinap di balik rumah kosong itu

Aku tahu pamanmu melihat kita berdua

Tapi justru itu hal yang paling unik diantara kita

April kapan kau berlari kencang dengan MIO mu lagi

kau pernah pecundangi aku dijalan penuh kerikil itu

April maafkan aku

Sampai sekarang aku belum bisa

Mengembalikan helm kesayanganmu

Helm yang nyaman

Pas di kepalaku

Mudah-mudahan maling itu sadar akan perbuatannya

April kapan aku bisa panggil kamu ‘Neng’ lagi

Kapan kita begadang sampai batereku selalu lowbat lagi

kapan kau pinta aku isi MP4 mu lagi

April aku akan selalu putar lagu T2 untukmu

Untuk sekedar mengingat dinginnya Malausmamu

April aku takan pernah lupa

Ketika kau pinta aku pilihkan baju mana yang cocok untuk mu

Baju hitam yang elegan

Baju yang cocok dimalam itu

April masih adakah kalung itu?

Kau masih memakainya?

Kau benarbenar cantik malam itu

Aku ingin melihat mu lagi

Dengan sweater cokelat

Dan kau tutupi kepalamu untuk

Menahan ganasnya udara malam itu

April aku ingin mencubit lenganmu lagi

April aku ingin memanjakan pipimu lagi

April aku ingin bernyanyi bersama lagi

April kau sudah pergi

April kau takan kembali

Leave a Reply