MIftahul Khoer Institute

yang tak tersampaikan

Hampir Mampus

leave a comment »

tadi aku kaget banget. gilang datang ke Suaka. dia bawa modem M2 buat internetan.
katanya mu dijual satu juta setengah. terus aku ngobrol bentar ama dia di depan Kopma.
kita ngobrolin festival yang di gelar Paduan Suara Mahasiswa UIN SGD BDG.
terus kita rencana mu latian sore di cipacing.

sambil liat-liat modem, Gilang langsung ngajak cabut. aku lupa. modem di taroh di kursi.
aku dan gilang naik motor. pergi ke Cipacing. modem di simpen di kursi.

udah nyampe Cipacing gilang baru inget kalo modem ketinggalan di kampus.
padahal jarak anatara Cipacing ama kampus cukup jauh.

“mik modem mana.”
“gak tau di tas kali.”
“gak ada.”
“ketinggalan di kursi kampus kali.”
“astagfiruloh. ayu kita cari kesana.”

tanpa pikir panjang, aku dan gilang langsung ngebut balik lagi kekampus.
bener-bener konyol. dia lari sekencang mungkin. gilang sempet membentak cewe yang lagi naek motor. cewek itu menghalangi laju kami.
dia shock. kalo saja modemnya hilang di curi orang, entah apa jadinya. untungnya pas udah nyampe kampus,
modem masih utuh kayak semula. gak ada yang ilang. aku dan gilang cuma bersykur sambil ketawa-ketawa.

“anjrit aku kaget.”
“sarua Mik.”

gilang langsung cabut jemput ceweknya. soalnya desi, ceweknya, udah telpon berkali-kali minta dijemput.

“oke lang hati hati.” kataku.

gilang pergi. sekarang motornya ganti jadi kawasaki. motor baru. warna ijo.

Advertisements

Written by suaka

May 14, 2009 at 5:56 am

Posted in Tulisan Bebas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: