MIftahul Khoer Institute

yang tak tersampaikan

Bangung Pagi

leave a comment »

Saya terbangun dari tidur. Ini kosan saya. Kemarin baru sewa sama si ibu kos. Harganya 150 ribu sebulan. Saya baru bayar 100 ribu. Sisanya saya bilang bulan depan atau akhir bulan sama si ibu. Pagi yang cukup dingin. Gak jauh beda dengan Bandung. Tpi gak tau juga kalo siang. Mungkin panasnya melebihi Bandung. Karena saya sudah merasakannya kemarin.

Saya bergegas ke WC. Mengambil air wudhu lalu sholat subuh. Terus mengetik sisa tulisan yang semalam tertunda akibat mengantuknya saya kemarin malam. Laptop gak dimatikan. Dibiarkan menyala begitu saja sekalian charging baterenya.

Kamar kosan kira-kira 2.5 X 2.5 meter persegi. Buat saya kamar yang cukup untuk seorang pria seperti saya. Ini adalah pertama kalinya saya kos dalam seumur hidup. Saya mau merasakan bagaimana menikmati hidup jauh dari orang tua. Hidup sendiri. Cuci sendiri. Makan sendiri. Segalanya sendiri, walaupun banyak temen disini, di Pare, Kediri ini pada membantu.

Kamar masih berantakan. Saya belum sempat membereskannya. Belum pel lantainya. Rencananya entar siang baru saya beres-beres kamar. Mempercantik agar bisa betah di sini. Kamar saya paling pojok kanan atas. Sebuah asrama pria yang lumayan sejuk. Namanya asrama Tri Jaya. Asrama ini cukup terkenal sejagad Pare.

Pare-Kediri, 25 Juni 2009 Asrama Tri Jaya 04:20

Advertisements

Written by suaka

June 25, 2009 at 1:53 pm

Posted in Tulisan Bebas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: