MIftahul Khoer Institute

yang tak tersampaikan

Cinta dalam Sebuah Laci

leave a comment »

Cinta adalah teka-teki yang tersimpan dalam sebuah laci

Itu katamu pada suatu September ketika langit pecah dan awan tiba-tiba beku

Boneka beruang berwarna cokelat itu masih saja kau elus setiap malam, saat mimpi buruk berubah menjadi kepedihan

September kelam, cinta runyam, dan rindu yang menerlantarkan sepi

Tapi, di dadaku namamu terus datang bertubi-tubi. Karena angin mungkin mengabarkan kita pada ketulusuan

Ketulusan yang kau ibaratkan seperti merkuri dalam setiap gugusan hujan

Rindu adalah sepotong es batu yang dicampur jeruk asam lalu aku meneguknya ketika terik membakar Jakarta

Ya, kota itu kini menasbihkan kita pada jarak yang semakin dekat. Hanya dengan menunggangi kereta murah, kita bisa saja bersidekap dalam ruang bisu. Ruang gelap yang terus kita rindukan

Lalu di pertengahan November, musim berganti. Dan selalu saja kita terus mencecap sunyi dan kebisuan kata, terkadang, ya memang terkadang malam mendadak berubah menjadi benci

Kita terhempas pada kubangan waktu
Dan mungkin saja jarak yang dekat

Tapi cinta masih lekas bersembunyi dalam sebuah laci

Katamu

16/11/2013

Advertisements

Written by suaka

November 15, 2013 at 7:12 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: